portaltekno.id – Apple kembali mencuri perhatian dunia teknologi. Dalam acara peluncuran global terbarunya di Cupertino, perusahaan memperkenalkan chip M5, penerus dari M4 yang digunakan pada lini Mac sebelumnya.
Chip ini digadang-gadang sebagai prosesor paling efisien dan cepat yang pernah dibuat Apple untuk perangkat Mac.
Perusahaan menyebut, M5 membawa peningkatan signifikan dalam kecepatan, grafis, dan konsumsi daya.
“Dengan M5, kami menghadirkan keseimbangan antara performa tinggi dan efisiensi energi,” kata Johny Srouji, Senior VP Hardware Technologies Apple.
Ia menegaskan bahwa chip ini dirancang untuk mendukung komputasi masa depan, termasuk pemrosesan AI secara lokal.
Baca Juga: “ITS Ungkap Reaktor Fusion Mini, Terobosan Energi Nasional“
Performa Melesat, Efisiensi Lebih Baik
Chip M5 dibangun menggunakan arsitektur 3 nanometer generasi kedua yang dikembangkan bersama TSMC.
Apple mengklaim peningkatan performa CPU hingga 25 persen lebih cepat, sementara GPU naik sekitar 30 persen dibanding M4.
Tak hanya itu, chip ini juga memiliki neural engine 20 persen lebih efisien untuk tugas kecerdasan buatan seperti pengenalan suara, gambar, dan video.
Menurut Apple, MacBook Pro dengan M5 dapat menjalankan aplikasi profesional seperti Final Cut Pro dan Logic Pro lebih cepat tanpa membuat perangkat panas.
Sistem pendingin baru juga dirancang agar tetap senyap, bahkan saat beban kerja tinggi.
“Ini bukan hanya chip untuk produktivitas, tapi juga untuk kreativitas,” ujar Srouji.
Ia menambahkan bahwa M5 mendukung pemrosesan grafis ray tracing real-time — fitur yang sebelumnya hanya ada di komputer gaming kelas atas.
Fitur Unggulan: AI On-Device dan GPU Terintegrasi
Fitur utama yang paling menonjol dari M5 adalah kemampuan AI on-device.
Artinya, pengguna dapat menjalankan model kecerdasan buatan langsung di perangkat tanpa harus terhubung ke cloud.
Teknologi ini memperkuat privasi dan mempercepat proses kerja aplikasi seperti Photos, Safari, dan Siri.
M5 juga dilengkapi GPU 16-core baru dengan dukungan Dynamic Caching untuk alokasi memori yang lebih efisien.
Sementara untuk keperluan video, chip ini mendukung decoding AV1 dan teknologi ProRes engine generasi terbaru.
Hasilnya, proses editing video 8K kini lebih lancar dengan konsumsi daya yang lebih rendah.
Apple menegaskan bahwa pengguna profesional — seperti desainer grafis, editor video, dan pengembang AI — akan merasakan perbedaan besar saat menggunakan M5.
Tabel: Perbandingan Apple M5 vs M4
| Spesifikasi | Apple M4 | Apple M5 |
|---|---|---|
| Proses fabrikasi | 3 nm (Gen 1) | 3 nm (Gen 2) |
| Kecepatan CPU | +18% dari M3 | +25% dari M4 |
| Peningkatan GPU | +25% | +30% |
| Neural Engine | 38 TOPS | 46 TOPS |
| Konsumsi Daya | 15% lebih hemat | 25% lebih hemat |
Kompatibilitas dan Perangkat Pertama
Chip M5 pertama kali hadir pada MacBook Pro 14 dan 16 inci serta Mac Studio edisi terbaru.
Perangkat ini akan mulai tersedia di pasar global dalam beberapa minggu mendatang.
Apple juga memastikan bahwa sistem operasi macOS Sequoia sudah dioptimalkan penuh untuk M5.
Fitur-fitur seperti Live Rendering, AI Summarization, dan Smart Workspaces akan berjalan lebih mulus dengan chip baru ini.
“macOS dan M5 bekerja seperti dua otak yang sinkron. Pengguna akan merasakan kecepatan luar biasa bahkan dalam multitasking berat,” kata Craig Federighi, SVP Software Engineering Apple.
Fokus pada Efisiensi Energi dan Keberlanjutan
Selain kinerja tinggi, Apple menekankan komitmennya terhadap keberlanjutan.
Chip M5 diklaim mengurangi jejak karbon hingga 18 persen dibanding generasi sebelumnya.
Proses produksinya menggunakan material daur ulang untuk pelat logam dan kemasan tanpa plastik.
Apple juga berupaya menghemat energi dalam seluruh lini produksi dan distribusi.
Langkah ini sejalan dengan target perusahaan untuk menjadi net-zero carbon pada 2030.
“Teknologi hebat tidak hanya cepat, tapi juga ramah lingkungan,” ujar Federighi.
Reaksi Pengguna dan Analis
Setelah pengumuman, berbagai analis teknologi memberikan tanggapan positif.
Menurut riset Bloomberg Intelligence, M5 akan menjadi tulang punggung Apple Silicon selama dua tahun ke depan.
Sementara itu, komunitas kreator konten di media sosial ramai memuji performa benchmark awal M5 yang menembus skor 21.000 di Geekbench 6, mengungguli prosesor laptop premium lainnya.
Banyak pengguna profesional menyebut M5 sebagai “revolusi senyap” karena performanya meningkat tanpa membuat daya baterai cepat habis.
“MacBook dengan M5 terasa seperti melangkah ke masa depan,” tulis salah satu reviewer di forum MacRumors.
Refleksi: Masa Depan Apple Silicon
Kehadiran chip M5 menandai langkah konsisten Apple dalam menguasai ekosistem perangkat keras dan lunaknya sendiri.
Dari M1 hingga M5, evolusi Apple Silicon menunjukkan arah yang jelas: performa tinggi, efisiensi energi, dan keamanan privasi.
Inovasi ini juga memperkuat posisi Apple sebagai pemimpin dalam desain chip untuk perangkat komputasi pribadi.
Dengan fokus pada AI on-device, perusahaan memperlihatkan bahwa masa depan komputasi bukan lagi sekadar kecepatan, tetapi juga kecerdasan mandiri.
“Apple terus mendorong batas kemampuan chip, bukan untuk bersaing, tapi untuk mengubah cara kita bekerja dan berkreasi,” tutup Srouji.
Chip M5 pun menjadi simbol kemajuan baru — di mana kecanggihan dan keberlanjutan akhirnya bisa berjalan seimbang dalam satu keping silikon.
Baca Juga: “Disdik Kota Bandung Larang Siswa Berwisata ke Bandung Zoo“











